Color layer adjustment

Bermain-main warna memang menyenangkan. Dengan photoshop, berbagai benda bisa diubah warnanya sesuai keinginan kita. Jika suatu saat kita berencana ingin mengganti cat rumah atau kendaraan kita misalnya, mungkin ini akan membantu untuk simulasi.

Photo di bawah ini terlihat satu gelas es fanta merah. Suegerr… he..he…


Rasanya pengin juga ya, melihat fanta hijau, kuning, biru atau lainnya… Mestinya ini bisa dilakukan memakai history brush. Dengan memperhatikan warna minuman, pilih adjustment warna (bisa selective color, hue/saturation atau lainnya). Kemudian lakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menggunakan history brush seperti pada posting beberapa waktu lalu (tips menggunakan history brush).

Tapi kali ini saya mau coba dari perintah adjustment layer.


Langkah-langkahnya seperti berikut ini ;

- Setelah saya klik ‘create new fill or adjustment layer’ ini, terdapat beberapa pilihan filling seperti solid color dan gradient atau beberapa adjustment lain seperti level, curves, hue/saturation dan lain-lain. Saya coba pilih selective color.

- Saya set nilai seperti berikut ini ;


- Hasil sementara, semua warna merah atau kemerahan pada gambar akan berubah menjadi hijau.

- Pilih Brush Tool (mode : normal, opacity : 100% & size disesuaikan). Sapukan ke bagian yang tidak ingin warnanya berubah.


- Sapuan dengan foreground hitam akan mengembalikan warna seperti semula. Sedang sebaliknya, dengan foreground putih akan menghapus brushing kita dengan mengembalikan warna pada perubahan yang telah dilakukan.


- Dan di bawah ini beberapa contoh hasil penyesuaian warna dengan memakai perintah adjustment layer.



Asyik ya?

Happy photoshopping…!

Mencetak multi gambar

Saya punya teman yang mempunyai studio mini yang salah satu jobnya seputar mencetak pas photo. Namun ada yang membuat saya penasaran yaitu saat proses cetak photo dia menggunakan Word untuk mengatur layout karena tidak tahu cara set layout di photoshop. Saya pikir sayang juga ya, jika dia pakai photoshop ini hanya untuk adjustment seperti brightness [...]

Baca selengkapnya . . .

 

Menggunakan History Brush

Menggunakan Histroy Brush tool sangat membantu di beberapa kesempatan dalam retouching photo atau gambar. Hal ini berguna jika kita hanya menginginkan bagian tertentu saja untuk diedit tanpa memakai tool-tool seleksi. Di bawah ini satu contoh sederhana menggunakan History Brush tool.
1. Buka gambar.
2. Saya gunakan image level (Ctrl + L) agar warna kulit tidak tampak [...]

Baca selengkapnya . . .